Sabtu, 02 Mei 2015

First Spring

Musim semi telah tiba!, waktu itu ada seorang cewek yang kerjaan nya cuma mengurung diri di kamarnya. Menekuni hobinya sebagai otaku. Dia tak tahu menahu tentang kehidupan luar. sekolahnya pun tak karuan. ada kalanya ia turun ke sekolah saat anime yang ditontonnya telah tamat. dan dikelas pun ia sama sekali tak pandai bergaul. Hanya bermain sendiri dengan gadget dan komik-komiknya.

Pada suatu hari ketika ia berjalan di koridor kelas. tak sengaja seorang cowok ganteng (cogan) menabrak bahunya.
"Maaf-maaf" ucap cowok itu dengan lembut.
cewek itu cuma menundukkan kepalanya seakan berkata 'iya'. karena sifat pemalu dan ia tak pandai bergaul. Mereka pun berlalu tapi si cewek otaku kembali melihat ke belakang, melihat ke gantengan cowok itu.
"kakkoi desu .. seperti kise" *pipi memerah*. ucap si cewek berbisik kecil

Oh iya.. dari awal kita belum berkenalan dengan cewek otaku ini.
"Hajimemashite, watashi wa Ryota Momoi desu. Indonesia kara kimashita". ucap cewek ini saat pertama kali memasuki kelas barunya. Sebenarnya kelas musim semi sudah berjalan setengah semester, namun karena ia sibuk mengurung diri dengan anime nya di kamar, jadi orangtua Momoi sangat bersyukur bahwa anak mereka mau mengikuti pelajaran seperti anak lainnya yang normal. Nah.. biasanya kan cewek otaku terkenal dengan cuek dan keseriusannya. lain halnya dengan Momoi ini, dia sangat pemalu apalagi dengan orang yang baru ditemuinya. tapi ia sangat cerdas membaca situasi, karena terlalu sering menonton anime dan terlalu menghayatinya xD.

Bel istirahat pun berbunyi.. Konno Yuuki salah satu teman Momoi yang sama sekali tak pernah melihat Momoi sebelumnya, ia mendekatinya seperti menanyakan sesuatu
"Hai, Momoi-chan bukan?"
"Em,, ya "
"Oh. baiklah, kamu kan baru kali ini masuk kelas ini. jadi pasti kamu belum tau namaku kan?, kenalin nama aku Kon..." (terpotong)
"Tidak usah Yuu, aku tau nama mu. Konno Yuuki-chan kan??" (dengan nada malunya)
"Eh kok?, dari mana kamu tau?"
"semenjak aku tidak ke sekolah. dibalik jendela kamar ku . aku selalu memperhatikan setiap orang yang lewat, dan termasuk kamu. kamu adalah tipe orang yang senang bergaul, selalu ceria. aku ingin jadi teman mu..."
"Wah kamu hebat, aku pikir selama ini kerjaan mu dikamar cuma nonton anime. emm kenapa harus meminta, kita kan sudah jadi teman" *tersenyum kepada Momoi*
"Waaaahh.. terimakasih banyak ya" *menunduk*
"Ah,, tidak usah menunduk Mo"
Momoi hanya tersenyum dengan bahagianya.. akhirnya setelah berbulan-bulan tak masuk sekolah.. pertama kalinya, ia sudah mempunyai teman.

Sepulang sekolah, momoi berjalan menuju rumahnya. tak sadar ia berbarengan dengan cogan tadi. Em, dia juga salah satu otaku berat di sekolahnya itu.
"eh.. kamu yang tadi kan?" ucap cogan itu terkejut
"ah.. iya" momoi hanya menunduk setelah melihat wajah cogan itu.
"aku duluan yaa, " cogan itu bergegas meninggalkan momoi
"em.. anu, TUNGGU SEBENTAR !" teriaknya sambil menunduk malu dengan pipi memerah
"hah?? ada apa Momoi-chan?" (berbalik)
Momoi terkejut dengan panggilan cogan itu padanya.. apa.. dia memanggil nama depan ku.. bisik momoi dalam hati.
"Ah, tidak ada apa-apa" silahkan saja pergi
"Yakin? yasudah aku duluan, kalau ada yang penting panggil aku di kelas 2-2 ya" dahh!

Sebenarnya Momoi berteriak karena cogan itu memegang sebuah komik favoritnya, tapi karena sifatnya yang sangat pemalu jadi apalah daya. komik tersebut tak jadi ditanyakan nya.

*dirumah...
Momoi menghempaskan tubuhnya ke kasur.. berharap perubahan baik terjadi pada dirinya. sebelumnya ia berpikir untuk apa mengenal orang namun tak dapat bergaul dengan baik. oleh sebab itu ia jarang keluar rumah dan menjadi seorang pengurung diri. Tapi.. apakah yang akan terjadi berikutnya, akankah Momoi dapat merubah kehidupannya? Apa yang terjadi dengan perasaan nya ke cogan itu? Bagaimana jika Momoi jatuh cinta dengan cogan itu... hahahaha #1




Jumat, 01 Mei 2015

One Action

Suatu hari di taman yang indah ditengah kota, tempat orang-orang beristirahat, menunggu lalu-lalang berbagai kegiatan makhluk hidup. Pada suatu ketika, taman itu menjadi sebuah tempat yang sangat buruk. sampah berserakan, kaleng-kaleng bekas minuman ada dimana-mana. Aku tercengang.. mengapa? ada apa dengan tempat ini?, ucapku. Baru saja aku ingin memasuki taman itu, kulihat ada seorang guru dengan sepeda ontelnya. dengan wajah yang mulai menua, baju dinas yang tertata rapi, berjalan tegap dengan mantap. Ia menatap taman yang biasanya penuh dengan keindahan itu berserakan dengan sampah dan terlihat usang. anehnya aku melihat senyum tipis tersungging di bibir nya. Guru tua itu mulai mengambil kaleng bekas minuman yang berserakan di taman itu.. tapi, kenapa dia hanya mengambil satu kaleng? kenapa tidak semuanya? apakah ia malas? atau hanya sekedar pamer dengan ku?. setelah mengambil satu kaleng itu, dia pergi dengan ontelnya. mengayuh sepedanya perlahan.


Keesokan harinya, saat aku pulang sekolah. Di taman itu terlihat guru tua yang kemarin, entah  kenapa dia mengulangi nya lagi. Ya.. dia mengambil satu kaleng bekas itu lagi. memang semakin hari semakin bertambah banyak, tak ada seorangpun yang peduli. meski ditengah kota, apakah pemerintah tak memperhatikannya, sibuk dengan rapat-rapat kantornya, sementara itu seorang guru tua yang terlihat begitu sederhana berusaha memperbaikinya. walau hanya dengan satu kaleng bekas yang di pungut nya setiap hari. aku pun tersentuh oleh guru itu, loh.. kenapa aku tak membantunya? padahal setiap hari aku pulang melewati taman ini kan... sungguh kenyataan yang ironi. dengan begitu aku pun ikut memungut kaleng bekas itu dengan mantap berjalan dibelakang guru tua itu. Tak sepatah kata pun terkeluar dari mulutnya. dia hanya tersenyum melihat aksi ku. aku pun ikut tersenyum kepadanya.

beberapa minggu kemudian, setiap kali aku melewati taman itu. aku melihat beberapa orang yang juga melewatinya, berhenti sebentar. masuk ke taman itu. dan keluar dengan sampah di tangannya. Ternyata usaha guru tua itu tidak sia-sia.. oh jadi ini maksudnya..

gaje banarrr nih.. kasih sarannya lah xD

5 tahun kemudian

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~ sesuai judul yak... Lichan kembali lagi setelah 5 tahun tidak menulis di blog ini, ada banyak sekali perubahan dalam hidu...