~belum ada
judulnya~
Cerita ini berawal ketika aku memutuskan untuk melanjutkan
pendidikan kuliah ku di luar kota. Sebelumnya perkenalkan diriku, nama ku
maysarah, cukup panggil sarah untuk singkatnya.
Sudah satu semester ku jalani kuliah ini..rasanya melelahkan, sungguh lelah berkali-kali lipat jika tanpa abah dan mama disampingku. Rasa rindu beratku pada mereka terbayar ketika liburan semester atau hari raya idul fitri, idul adha pun hanya terkadang.
“Sarah, aku nebeng kamu ya hari ini ke kampus?? Ban motorku
bocor tiba-tiba L”
ketok pintu dari teman kamar sebelah
“..ah baiklah, tak apa”
“sip, aku tunggu diteras ya sarah”
“ iya tunggu 5 menit lagi vi”
Namanya Evi, teman sebelah kamar kost ku. Sekampus juga..
namun beda kelas.
Semester dua ku sambut dengan niat baru lagi, mencoba
bertahan ditengah terjangan badai tugas yang terkadang tak bisa ku mengerti
dengan cepat. Menjadi anak Teknik, terlebih Teknik Informatika…rasanya luar
biasa puyeng. Berkeliling memikirkan logika coding, huh..apa aku sedang tidak
berada pada zona nyamanku x_x. tapi demi keinginan abah dan mama, apapun kan
kuhadapi. Keinginan mereka adalah agar aku menjadi ahli servis computer, lucu
banget kan? xD. Sedangkan program studi yang kujalani sekarang adalah lebih
mengarah ke programming. Ah sudahlah… jalani saja, syukuri apapun itu. Karena
yang Maha Kuasa lebih tahu apa yang pantas untukku.
Terlepas dari kisah kuliahku yang berjalan sangat mainstream
ini… bagian inilah yang paling menarik ^^
(kisah ingin nikah
muda dg lelaki shaleh)
Liburan hari Raya Idul Fitri telah dimulai, saat itu H-4
sebelum Idul Fitri aku pulang kampong, ya rutinitas anak kost nih. Jarak yang
kutempuh ke kampong halamanku kurang lebih 5 jam, jauh sekali bukan?
Ku setir motor mini ku.. saat menjalani jalanan sepi, tak
berhenti mulutku komat kamit berdzikir mengingat Allah, agar diselamatkan dalam
perjalanan panjang ini (lebay banget gue) hahaha.
Ku belokkan setang motorku pada tikungan tajam, tiba-tiba ..
suara tubrukan antara 2 besi motor yang bergesekan ku dengar sesaat, dan akupun
tak sadarkan diri lagi.
…..
(to be continue)