Sabtu, 09 Agustus 2014

the story; The First Love In School


Assalamu’alaikum
Nama ku Ahla, aku berasal dari keluarga sederhana yang penuh kebahagiaan. Aku lahir di sebuah desa di kota Banjarmasin, tepat pada hari Rabu malam 22 Juli 1998 lalu. Sekarang umur ku sudah 16 tahun, aku hidup dengan cara ku sendiri, berteman dengan orang orang yang benar benar mau menerima ku apa adanya. Hidup ku tidak boleh sederhana, aku harus bisa memberi warna, keceriaan, kebahagiaan, manfaat yang baik untuk orang lain, yang sederhana itu sikapnya.
Baiklah langsung saja aku mau mengisahkan tentang kisah cinta yang dewasa ini ramai dibicarakan remaja tanggung seperti ku. Haha, awalnya saat itu aku baru masuk sekolah SMA sederajat di Banjarmasin. Yah aku baru kelas X, adik kelas yang lugu, pendiam, dan ceria. Tapi.. tiba tiba keluguan ku berubah saat aku merasakan yang nama nya “falling in love” yeah! It’s very LOL. Pertama kali ku melihatnya aku merasakan hal yang tidak biasanya layaknya seorang teman, ini berbeda! “ucap ku dalam hati”. Seorang lelaki yang agak pendiam, cuek, raut wajahnya yang kaku, berbadan tinggi tegak, dan senyum manis yang merupakan salah satu alasan ku menyukai nya.

Hari demi hari aku jalani keseharianku sebagai seorang pelajar yang bisa di bilang masih labil, yang saat itu belum terlalu mengerti arti cinta. Tapi syukurnya aku masih bisa fokus dalam sekolah ku, tidak terlalu larut dalam nuansa kelabilan. Karena memang aku sosok yang tidak mudah terpengaruh oleh zaman modernisasi yang kian melanda di dunia remaja sekarang. Saat itu, lagi asyik asyik nya menikmati rasa yang hadir, tanpa aku sadari dia ternyata menyukai teman SMP ku dulu. Yah mau dikata apalagi inilah hidupku kisah cinta ku “the first love” ternyata bertepuk sebelah tangan.  Setelah mengatehui semuanya aku diam dan terus diam, kecewa yang kurasakan, dan aku juga tidak ingin terlalu larut dalam kecewa ku. Ku biarkan ku hapus semuanya dalam memori otakku, aku betul betul berdoa saat itu agar Tuhan mengunci hatiku agar tidak “falling in love again!”. Untuk apa terlalu berharap kepada orang yang jelas jelas tidak bisa diharapkan, yang tidak pernah peka, yang tidak pernah tau dan mengerti. Entahlah saat itu hanya diam lah pilihanku.
Semuanya telah berlalu, ku ceritakan semua rasa yang kualami dalam diary ku. Kepada teman dekat ku, Nia. Nia mengerti maksudku dia paham dengan perasaan ku. Dan akhirnya istilahnya tu ‘moveon” haha. Ya! Aku moveon. Pacaran bukan pillihanku, karena menurutku pacaran itu bisa membuat larut perasaan, rasa cinta yang harusnya hanya di persembahkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Harus terbagi dengan yang namanya pacaran. Aku mulai berpikir, lalu apa salahnya aku jatuh cinta, apa salahnya aku membiarkan rasa ini hadir tanpa kumau. Itulah fitrah manusia yang mesti dijaga, jangan terlalu di umbar. Tapi inilah akhirnya aku harus menerima kalau aku itu “lonely girl”. Tidak banyak yang mengerti.-
Setelah beberapa bulan kemudian, setengah semester kujalani sekolah ku hingga ku mengambil rapor. Terdengar kabar angin si dia yang membuat ku bahagia sesaat itu ternyata sudah end dengan pacarnya. Dheggg! Aneh ku bilang kenapa aku masih saja merasakan hal ini, rasa yang pertama kali jumpa dia. Ulala~ aku gak tau mesti apa lagi, sudahlah. Biarpun mereka sudah end, aku tidak ingin lagi berharap harap yang tidak pasti bisa jadi kenyataan. Hari-hari itu ku jalani penuh rasa campur aduk.
Aku seorang cewek yang malu nya kebangetan, tiba-tiba muncul rasa di hatiku untuk mengatakan nya saja tanpa meninggalkan harapan. Ya! Hanya mau bilang “i love you” aja kok. Gak di respon juga gak papa. Hal itu terjadi saat ulang tahun ku yang ke-16 thn. Aku mengatakan semuanya, semua yang telah aku rasakan saat hari hari bahagia sesaat, saat hari hari mengecewakan dan campur aduk itu. Ternyata apa? Respon yang kudapat darinya ternyata !@#$%^&*()!! Itu gak bisa dijelasin pakai kata-kata. Cuma perasaan yang tulus yang bisa merasakan bagaimana perasaan seorang cewek yang rela-rela mengorbankan perasaan selama +- 1 tahun. Cukup tau lah :D .
Makasih buat kamu. []
Wassalam-

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. lupakan... itu gue waktu alay alay nya hadowwhhhh -_~

    BalasHapus

5 tahun kemudian

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~ sesuai judul yak... Lichan kembali lagi setelah 5 tahun tidak menulis di blog ini, ada banyak sekali perubahan dalam hidu...